Twitter


Untuk porsi sedang
Bagi yang tidak suka daging ganti dengan IKAN dengan bumbu dan cara memasak yang sama.

Bahan :
a. Daging Sapi, 500 gram. Dipotong-potong berbentuk segi empat (kotak-kotak)
b. Kentang, 250 gram. Dipotong-potong 

Bumbu :
1. Cabe merah besar 7 buah
2. Cabe rawit merah 3 buah
3. Bawang putih 4 siung
4. Bawang merah 6 buah
5. Jahe sebesar ibu jari
6. Tomat merah 2 buah
7. Kemiri 3 buah
8. Asam kandis, 2 buah
9. Langkuas, sebesar ibu jari
10. Serei, 1 batang
11. Daun jeruk purut 2 lembar
12. Daun kunyit, 1 lembar
13. Garam secukupnya
Catatan :
· Daging dan kentang dipotong2
· Bumbu yang dihaluskan: cabe merah, cabe rawit, bawang putih, bawang merah, jahe, langkuas dan kemiri.
· Tomat diiris-iris setebal 3 mm.

Cara Memasak
1. Masukan daging ke dalam panci bersama bumbu-bumbu yang dihaluskan
2. Selanjutnya masukan serai, daun kunyit, daun jeruk dan tomat yang sudah diris-iris.
3. Agar daging cepat empuk, pancinya ditutup waktu memasak.
4. Apabila daging setengah matang , masukan asam kandis kentang yang sudah dipotong-potong.
5. Apabila daging sudah empuk dan kuah sudah kental panci diangkat
6. Catatan : Waktu memasak apinya pelan (jangan terlalu besar) dan kalau daging sudah empuk dan kuah belum kmengental tambahkan air panas (jangan pakai air dingin, karena daging akan mengeras).

Kawa Daun Murni


Belum terlambat untuk bertobat… eh maksudnya belum terlambat untuk menulis. Meskipun kejadian dari tulisan ini telah berlangsung satu minggu yang lalu. Kisah ini bermula dari rasa penasaran akan sebuah minuman bernama kopi daun. Biasanya minuman kopi bersumber dari buah kopi yang diolah menjadi bubuk. Lalu dinikmati dengan aneka ragam rasa dengan tambahan cream dan susu sehingga menjadi kopi susu yang dibungkus secara praktis.
Berdasarkan informasi dari seorang teman ternyata daun kopi bisa digunakan untuk minuman. Bagi kita semua kopi bukanlah minuman yang asing lagi, tapi lain dengan minuman daun kopi. Dari bahasanya saja sudah terdengar asing, kok daun kopi dijadikan minuman.

Bagi masyarakat di Batusangkar, Sumatra Barat minuman daun kopi bukanlah minuman yang aneh. Orang Batusangkar dan minang menyebut kopi dengan sebutan kawa. Selain daun kopi, mereka memanfaatkan daun kopi atau kawa daun sebagai minuman yang berkhasiat bagi kesehatan. Kawa daun dapat menghangatkan tubuh, menurunkan tekanan darah tinggi dan menambah vitalitas dan stamina. Daun kopi juga bermanfaat untuk mengobati penyakit kurap.

Kawa Daun Pakai Susu



Konon, sejarah minuman kawa daun (kopi daun) berasal pada masa penjajahan dimana kolonial merampas dan mengekspor buah kopi ke luar negeri. Sementara itu, masyarakat tidak bisa menikmati buah kopi hasil panen mereka. Kabarnya dahulu meminum kopi merupakan sebuah prestise karena minuman kopi hanya di konsumsi oleh kalangan atas. Sehingga rakyat kecil hanya bisa menikmati daun kopi yang diracik menjadi minuman.
Penyajian kawa daun tidak menggunakan gelas, melainkan dengan tempurung/batok kelapa. Dengan menggunakan tempurung sebagai pengganti gelas membuat aroma dan rasa kawa daunmenjadi khas. Sebagai dudukannya digunakan bambu agar lebih mudah untuk meminum kawa daun dalam keadaan panas. Disamping itu, kita dapat menikmati kawa daun sambil mencicipi aneka gorangan yang disajikan.

Dari segi harga kawa daun tidak mahal, cukup dengan menguras kantong sebesar 2.500 rupiah. Bila kita ingin mengkombinasikan kawa daun dengan susu, madu, dan telor maka akan menambah sedikit biaya. Saya sendiri memesan kawa daun pakai susu dan kawa daun murni. Untuk kawa daun pakai susu harga cuma 4.000 rupiah. Harga kawa daun sangat terjangkau dengan kantong khan…

Gorengan dan Kawa Daun



Untuk bisa menikmati kawa daun kita bisa datang ke beberapa tempat di Sumatra Barat. Saya sendiri pertama kali meminum kawa daun disebuah tempat di daerah Simabur, Batusangkar. Warung kawa daun terletak dipinggir jalan utama yang menghubungkan Padang-Batusangkar. Letak pondok menjual kawa daun persis berada diarea persawahaan yang membuat kita bisa menikmati pemandangan sambil meminum kawa daun. Jika anda berkunjung ke ranah minang, maka sediakanlah waktu untuk merasakan minuman kawa daun.


Bahan :
a. Daging Sapi 2 kg.
b. Kentang kecil2, 500 gram (kalau mau)

Bumbu :
1. Santan pati (kental) 2 kg, (atau 6 buah kelapa tua)
2. Cabe merah 500 gram
3. Jahe sebesar tiga ibu jari tangan
4. Bawang putih 12 siung
5. Bawang merah 16 butir
6. Lada 2 sendok the
7. Cengkeh 12 biji
8. Kayu manis 4 cm.
9. Langkuas, 200 gram
10. Daun sere, 3 batang
11. Daun jeruk purut 6 lembar
12. Daun kunyit 3 lembar
13. Garam secukupnya

Cara Memasak
  • Daging dipotong2/ dibagi 23 potong dalam satu kilogram
  • Semua bumbu dihaluskan kecuali kayu manis, daun sere, kunyit, salam dan jeruk
  • Santan dimasak berasama bumbu2, sampai keluar minyak.
  • Kemudian dimasukan daging, diaduk sampai kering.
  • Bagi yang mau dicampur kentang kecil2, masukan setelah daging setengah matang.


Anda mungkin suka masakan Padang yang tidak terlalu pedas,
coba resep di bawah ini, tetapi bagi yang ingin pedas tambah
cabenya 3 buah lagi.
 
Bahan :
1.     Ayam, 1 ekor, diopotong 12.
2.     Nangka, 500 gr, dipotong sebesar 2 cm.
3.     Santan, 1 kg (3 buah kelapa tua)
 
Bumbu :
  1. Cabe, 12 buah.
  2. Bawang Merah, 5 buah.
  3. Bawang Merah 6 siung (1 buah)
  4. Jahe, sebesar ibu jari
  5. Kunyit, 2 ruas jari
  6. Ketumbar, 1 sendok makan.
  7. Kemiri, 4 buah.
  8. Langkuas, 2 ruas jari.
  9. Merica (lada), ½ sendok teh.
  10. Serei, 1 batang.
  11. Daun kunyit, 1 lembar,
  12. Daun jeruk purut, 4 lembar.
  13. Garam secukupnya.
Cara Memasak :
  1. Cabe, bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, ketumbar,kemiri,dan langkuas digiling sampai halus.
  2. Bumbu yang sudah digiling dicampur dengan santan besama serei,daun kunyit, daun jeruk purut.
  3. Dimasak sampai mendidih, kemudian masukan ayam ,
  4. Setelah 15 menit masukan nangka.
  5. Angkat panci kalau ayam dan nangka sudah empuk, jangan lupa cicipi rasa garamnya.


Hampir setiap Rumah Makan Minang di perjalanan menyajikan menu khas yaitu Dendeng Batokok, Dendeng adalah daging sapi yang di-iris tipis, irisan daging tersebut di tokok2 (digetok) setelah digoreng, tentu dengan bumbunya yang khas dan sambalnya yang memancing selera. Kalau tidak percaya silakan coba, mudah cara membuatnya.

Bahan :
500 gr daging sapi has dalam, rebus hingga empuk, potong searah serat 1 cm1 sdm merica bubuk1 sdm ketumbar bubuk 4 cm lengkuas, giling halus2 bh asam jawa, larutkan dgn 1 sdm air
4 butir bawang merah, haluskan

Sambal:
100 ml minyak u/ menumis
12 cabe hijau besar, iris serong tipis
6 butir bawang merah, iris tipis
1 sdt air jeruk lemon
1 sdm garam
1/2 sdm gula pasir 
Cara membuat:
- Panggang daging sapi dlm oven panas suhu 130C selama 15 min, angkat. Pukul2 hingga agak tipis.
- Campur dengan sisa bahan, aduk rata. Biarkan selama 15 min hingga bumbu meresap.
- Panggang kembali hingga bumbu matang dan agak kering, angkat. Sisihkan.

Sambal:
Panaskan minyak, goreng semua bahan sebentar di atas api sedang,
jangan sampai layu. Angkat.

Penyajian:
Tuang sambal di atas dendeng.